Kita pernah mendengar dan melihat “syair lagu anak – anak era 90-an yang ditayangkan TVRI waktu itu “. Mari mengingat sekelumit kutipan syair lagu tersebut !!!
“ Kita jadi pandai menulis dan membaca dari siapa……?
Kita bisa tahu beraneka ragam ilmu karena siapa………?
Kita bisa pandai dibimbing pak guru
Kita bisa pintar dibimbing bu guru
Gurulah pelita di dalam gelap gulita
Jasamu tiada tara….
Syair lagu ini memberikan penegasan bahwa tugas seorang guru sangat mulia dan terhormat. Tugasnya sangat penting karena sebagai pencerah dan pencerdas kehidupan bangsa. Oleh sebab itu seorang guru dituntut untuk lebih professional, disiplin dan tanggung jawab terhadap ilmu yang disampaikan. Seorang guru tidak lepas dari prinsip-prinsip Ki Hajar Dewantara yang mengandung filosofi sangat dalam yaitu :
• Ing ngarso sung tuladha
• Ing madya mangun karsa
• Tut wuri handayani
Prinsip ini berada dalam semua hati nurani para guru sebagai pendidik dan pembimbing kehidupan bangsa.
Proses belajar mengajar akan menjadi kebanggaan dan kesenangan di hati seorang guru, apabila dalam menjalankan tugas pengabdian diterima dan berhasil mendapat perhatian dan simpati dari para siswa, sebaliknya seorang guru akan menyesal dan sangat malu apabila gagal dalam membimbing dan mendidik siswa.
Syair lagu “ Himne Guru “ untuk para guru merupakan reward masyarakat kepada tugas dan tanggung jawab seorang guru. Coba renungkan dan perhatikan syair lagu tersebut !!!
“ Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
………………………………………………..
………………………………………………..
Engkau patriot, pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa “.
Jelas dan sangat berharga sekali tugas guru di mata masyarakat dan para siswa. Disamping terpuji, juga patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa. Sebutan Pahlawan sebenarnya berkonotasi berat, sebab butuh perjuangan dan pengorbanan yang sangat dalam, displin dan tanggung jawab terhadap tugasnya.
Tapa….! Bagaimana dengan seorang guru yang melalaikan tugas dan tanggung jawabnya dalam pengabdian kepada rakyat, bangsa dan Negara. Apakah pantas disebut terpuji dan pahlawan…??!
Marilah kita renungkan bersama termasuk guru apakah kita ini…?
a. Guru Wajib
Guru yang kehadirannya sangat dibutuhkan, jika dia tidak hadir akan sangat dirindukan oleh siswa, teman bahkan kepala sekolah. Sebab guru ini professional dalam tugas, displin, penuh tanggung jawab, dan disenangi oleh semua warga sekolah karena sifat-sifatnya yang mulia, tidak menuntut hak jika kewajibannya belum dilaksanakan. Inilah guru yang pantas dikatakan terpuji dan sebagai pahlawan
b. Guru Sunnah
Guru yang kehadirannya dibutuhkan, tetapi jika dia tidak hadir di sekolah tidak begitu dirindukan oleh warga sekolah. Guru ini displin dan tanggung jawab dalam tugas tetapi kurang begitu mendapat tempat di hati siswa dan teman-temannya sesame guru.
c. Guru Mubah
Guru yang kehadiran dan ketidak hadirannya tidak membawa dampak atau pengaruh apapun terhadap siswa, teman dan lembaga.
d. Guru Makruh
Guru yang lebih baik tidak hadir di sekolah. Ketidakhadirannya lebih disukai oleh semua warga sekolah dibandingkan dengan kehadirannya. Karena ketika dia hadir ke sekolah tidak akan memberikan dampak positif bahkan sebaliknya.
e. Guru Haram
Guru yang kehadiran dan keberadaannya sangat tidak diharapkan oleh semua warga sekolah. Karena apabila dia berada di sekolah hanya akan membuat kekacauan, kegelisahan dan ketidak harmonisan.
WAHAII PARA GURU
termasuk guru yang manakah anda....?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar